Wednesday, December 4, 2019

CARA JUALAN DI FACEBOOK YANG POTENSIAL


CARA JUALAN DI FACEBOOK YANG POTENSIAL

Banyaknya kisah sukses orang berjualan di facebook dengan pendapatan perbulannya hingga belasan juta
bahkan puluhan juta rupiah membuat kita bertanya tanya apa rahasianya, kok bisa ya seperti itu?

Facebook sekarang ini telah menjadi salah satu tools marketing yang penting bagi para penggiat bisnis online.

Disini kita akan membahas beberapa cara yang dapat anda segera lakukan untuk mendapatkan pejualan di facebook dan jika
dilakukan secara rutin kedepannya maka akan dipastikan barang-barang anda laris!

Kami akan membagi menjadi beberapa point penting yaitu :

Persiapan Akun
Persiapan Produk
Analisa
Promosi
Evaluasi

Yuk sekarang mari kita bahas semuanya satu persatu secara jelas Cara Jualan Online di Facebook yang Pasti Laris.

1. Persiapan Akun

Akun Fanpage
Modal pertama yang pastinya harus anda punya adalah sebuah akun facebook, akun disini diharuskan sebuah fanpage
agar terlihat lebih profesional dan bukan sebuah akun pribadi. Sehingga nantinya akan mudah dilakukan sebuah promosi
yang akan ditujukan ke akun ini (akan dibahas di point-point selanjutnya).

Informasi yang Jelas
Ini hal yang paling utama, pastikan informasi tentang bisnis anda tertera dengan jelas, berikut informasi yang harus ada.

Kontak yang dapat dihubungi
Alamat
Penjelasan bisnis anda
Syarat dan Ketentuan
Cara pemesanan
Foto profil yang jelas
Banner yang jelas

2. Persiapan Produk

Produk anda harus berkualitas
Bayangkan jika anda menjadi seorang customer yang sedang mencari alat olahraga, apa anda ingin barang yang anda beli jelek?
 baru sehari pemakaian langsung rusak? Tentu semua orang tidak ingin hal ini terjadi.

Jadi barang yang harus anda jual ataupun jasa yang anda berikan haruslah berkualitas baik dari segi pelayanan, produknya,
packaging, dan lainnya. sehingga ini menjadi sebuah kelebihan utama dibandingkan para kompetitor anda.

Gambar dan Informasi produk
ini yang sering dilupakan penjual, saking malasnya foto yang digunakan blur, terkadang yang parah malah mengambil
dari google. para pembeli jika mendapati hal seperti ini pastinya akan merasa barang anda adalah palsu dan jelek.

Jadi berikan foto dengan kualitas yang bagus, beri border khas toko anda jika memungkinkan.

Kita ambil contoh dari marketplace tokopedia, gambar yang sedikit berbeda dan lebih bagus akan menjadi sorotan
pertama para pembeli.

sumber gambar

Kira kira produk mana yang pertama kali anda lihat? sudah mendapat kesimpulan foto produk yang baik?

Manajemen Produk
Jangan sampai barang yang anda pajang di katalog anda ternyata kosong atau habis, ini menimbulkan rasa kecewa
terhadap penjual. Bisa saja barang yang kosong tersebut adalah barang yang benar benar sedang dicari oleh sang pembeli.

Berikan beberapa kategori yang jelas (dapat berupa penamaan di album foto), sehingga pembeli tidak pusing dalam
mempelajari barang dagangan anda. Beri tau produk mana yang terlaris dan promo. Ini akan memberikan experience
yang baik terhadap pembeli.

3. Analisa

Pelajari kompetitor anda
Wajib dilakukan jika barang yang anda jual sudah sangat banyak penjualnya, apa yang membedakan anda dari yang lain?
Kenapa orang yang menjual barang yang sama dengan anda bisa mendapat pembeli sedangkan anda tidak?

Pelajari bagaimana cara mereka melakukan aktivitas di fanpage nya, bagaimana pelayanannya, apa yang mereka tawarkan.

Kumpulkan data-data tersebut, semakin banyak kelebihan dan kekurangan dari tiap kompetitor makin baik.

Ambil semua kelebihan mereka sehingga anda menjadi yang terbaik.

Jangan lupa pelajari post seperti apa yang paling banyak mendapatkan tanggapan, post bagaiamana yang mendapatkan
like terbanyak.

Pelajari Target Pasar
Analisa siapa target anda, sebagai contoh anda menjual produk hijab untuk kalangan anak muda umur 17-30 tahun.

Sesuaikan konten dari segi bahasa dan desain yang disampaikan ke mereka, buat bahasa yang tidak terlalu formal,
santai, dan asik.

Sesuaikan juga kapan waktu anda yang paling baik untuk melakukan posting sesuai target pasar anda.

sumber gambar

Sebagai contoh secara umum, waktu terbaik untuk posting adalah jam 9 pagi sampai 7 malam dan waktu terbaiknya
adalah jam 1 siang sampai 3 siang. Saat itu kita tahu orang yang sedang bekerja sudah mulai tidak efektif karena
istirahat makan siang dan lebih banyak membuka sosial media.

4. Promosi

Sekarang kita baru masuk ke intinya, bagaimana caranya fanpage anda ditemukan oleh jutaan orang diluar sana yang
aktif facebook setiap harinya.

Content Marketing
Berikan posting yang bermanfaat, jangan selalu jualan produk saja. Karena kebanyakan orang mencari sesuatu itu
terhadap permasalahan mereka, bukan langsung produk apa yang menjadi solusinya.

Kita ambil sebagai contoh:

Eko sering terkena penyakit maag, sehingga apa yang dia cari adalah cara menanggulangi penyakit maag, penyebabnya,
dan solusinya.

Nah solusi (produk anda) itu baru muncul di akhir, bukan diawal. Jadi pastikan content yang anda berikan adalah
memberikan informasi yang berguna terhadap suatu permasalahan yang produk anda lah yang menjadi solusi terbaiknya.

Kita ambil contoh lain. Anda memiliki toko komputer.

Berikan content-content seperti:

cara merawat komputer yang jarang diketahui orang orang
beberapa permasalah komputer yang pasti anda jumpai serta solusinya
cara membeli komponen komputer agar tidak tertipu.
Jual komponen, pc built up, laptop, dan aksesoris asli dan bergaransi resmi.

Kita dapat lihat judul pertama dan kedua merupakan content umum yang siapa saja bisa membacanya, termasuk orang-orang
yang belum mempunyai masalah dengan komputernya.

Judul ketiga sudah mulai spesifik ke permasalahan terhadap orang awam yang tidak begitu mengerti, disini anda bisa
memberikan tips bagaimana caranya membeli komponen komputer agar tidak tertipu.

dan yang terakhir baru masuk ke pejualan.

Posting Grup yang Berhubungan
Cari grup yang sesuai dengan bisnis anda, tapi cari grup yang masih bersih.

Bersih disini artinya grup tersebut tidak rusak dengan spam dan postingan tak berguna lainnya. Cari yang masih aman dan
bersih, biasanya grup ini ketat peraturannya, tapi tidak mengapa ikuti aturan mainnya di setiap grup.

Pasrtisipasi aktif di grup tersebut, ikut memberikan solusi jika ada member yang bertanya. Tapi ingat, solusinya yang
anda berikan JANGAN MENGARAH KE PENJUALAN PRODUK ANDA.

Berikan solusi yang baik, berikan beberapa opsional solusi, misal ada yang bertanya dimana market place yang bagus,
anda dapat menjawab beberapa seperti tokopedia, bukalapak, dan lainnya. Berikan kekurangan dan kelebihan didalamnya.

Setelah anda mendapat kepercayaan yang dirasa cukup baru masuk soft selling. Baiknya perbandingan antara jualan dan
partisipasi aktif sekita 1:4 sampai 1:5.

Semakin banyak grup yang anda bergabung didalamnya semakin bagus.

Facebook Ads
Harusnya jika anda ingin berjualan online pastinya anda mempunyai modal untuk promosi, tidak perlu banyak. 250rb – 1jt
sudah cukup untuk diawal.

Anda atur budget iklan sesuai dengan kebutuhan. Target konsumen yang sesuai dengan

“Faktanya semakin lama iklan anda berjalan semakin bagus iklan itu bekerja”

kenapa? karena di iklan pertama facebook masih mempelajari orang seperti apa yang tertarik dengan iklan anda.
Jadi jangan terlalu berharap iklan anda dapat memberikan penjualan yang fantastis pada percobaan pertama.


Bukan omong kosong jika facebook ads masih menjadi pilihan utama bagi para penjual online, bahkan salah satu rekan kami
mengalokasikan budget iklan 30jt-50jt dalam sebulan.

Pelajari lebih lanjut tentang iklan facebook

5. Evaluasi

Hal yang utama agar penjualan anda semakin meningkat setiap bulannya adalah evaluasi.

Pelajari kenapa produk A lebih banyak terjual dibanding yang lain, apa yang membedakan? Atur kembali strategi konten
yang anda berikan agar penjualan lebih maksimal.

Jangan lupa review kembali produk-produk anda, mana yang stok nya habis, mana yang menjadi produk terlaris,
atur ulang kembali sesuai dengan kebutuhan anda.

Evaluasi ini penting, sehingga anda bisa membuat target baru setiap bulannya.


baiklah mungkin sampai di sini dulu sharing dari saya 
dan jangan lupa kunjungi website ku ini terus secara berkala untuk mendapatkan tips tips tentang bisnis online lainya.....semoga bermanfaat.
wassalam

Thursday, November 7, 2019

CARA JUALAN DI FACEBOOK


YUK MULAI JUALAN DI FACEBOOK ,KENAPA BELAJAR JUALAN ITU PENTING?

Sadarkah Anda. . .  ???
Jualan adalah salah satu aktivitas terpenting dalam sebuah bisnis.
Jika bisnis di ibaratkan tombak, maka jualan adalah ujung tombaknya. 
Kalau penjualannya tajam, bisnisnya bagus. Jika penjualannya tumpul, bisnisnya juga ikut-ikutan tumpul.

Salah seorang Guru Saya yang merupakan salah satu Pengusaha Sukses di Indonesia berpesan . . 
“Yang membedakan bisnis besar dengan bisnis kecil itu ada di angka penjualannya”
Bisnis besar mampu mencetak hasil penjualan yang nilainya fantastis. Membuat kita geleng-geleng berdecak kagum. 

“Besarnya Suatu Bisnis Dinilai Dari Berapa Besar Angka Penjualannya”
Lagipula, coba pikir baik-baik. 
Kalau tidak jualan, bagaimana caranya uang masuk ke dalam bisnis?
Pintu masuk uang ke dalam bisnis, ya lewat transaksi, lewat jualan,  paham kan?

Guru Saya yang lain, berprofesinya sebagai Internet marketer berpesan “Bisnis itu masalahnya banyak,
dan jika kamu di hadapakan oleh banyak masalah dalam bisnis, maka yang paling pertama harus diselesaikan
adalah masalah penjualan. Karena ketika masalah penjualan selesai, biasanya masalah lainnya ikutan selesai”

Percuma jika bisnis kita memiliki tim yang hebat, produk yang bagus, sistem yang keren kalau gak ada
penjualannya, iya kan?.

Dengan ini artinya, jelas sudah, posisi jualan sangat penting dalam sebuah bisnis.  

Jualan. . Inilah aktivitas yang membuat uang masuk rekening. 
Suka atau tidak suka kita harus menerima kenyataan bahwa  bisnis bermasalah jika jualan bermasalah.
Selain bisnis yang bermasalah, rekening juga bermasalah kalau jualannya bermasalah, hehe. 

Kesimpulannya, belajar jualan untuk kemajuan bisnis itu wajib. 
Teramat banyak bisnis yang tutup karena bermasalah di penjualannya. Anda gak mau kan bisnis nya tutup? 

Menariknya, penghasilan Anda akan naik sebanyak hasil jualan yang bisa Anda dapatkan. Asik kan? 
Setelah membaca ini, Anda makin sadar belajar jualan itu penting. 

Yang perlu di pahami bersama,
Tidak ada orang yang tidak bisa jualan, semua orang bisa jualan.
Jualan adalah skill, siapapun bisa melatihnya dengan bakat atau tanpa bakat. 
Ini hanya soal kemauan, mau atau tidak . 

Nah, jadi bagaimana cara benar jualan? Yuk balik halaman selanjutnya. 

APA YANG ORANG BELI DARI ANDA?  

Hal pertama yang perlu kita pahami saat jualan adalah kita perlu memaknai dengan benar apa produk yang sebenarnya
kita jual.
Jika kita paham apa yang sebenarnya kita jual, maka kita akan mampu membuat calon pembeli ikutan paham, dan
ujungujungnya membuat mereka jadi pembeli. 
Sayangnya, masih banyak orang yang masih salah dalam memaknai produknya. 
Ujung-ujungnya, karena salah paham, penjualannya macet, bisnisnya pun ikutan macet. 

“Jadi apa yang Anda jual?” 
Jika Anda dapat pertanyaan diatas, lalu jawaban Anda adalah jual baju, jual makanan, jual buku, jual lisensi,
jual rumah, jual mobil, jual spare part, jual kursus, lebih baik definisikan ulang produk Anda. 
Jika Anda beranggapan yang Anda jual adalah “barang”, maka itu cara pikir yang tidak sepenuhnya benar.  

Perhatikan ya, 
Saat orang ingin membeli suatu produk, yang mereka cari bukan “bentuknya”. Mereka mencari nilai di balik produk itu.
Nilai ini disebut dengan Value.
Gambarannya seperti ini. . 
Pembeli tidak membeli baju, mereka membeli Model. 
Mereka tidak membeli makanan, mereka membeli rasa.
Mereka tidak membeli kendaraan, mereka membeli fasilitas. 

“Pembeli tidak membeli Produk, Mereka Menukar Uangnya dengan Value”

Ingat, yang orang cari dalam produk kita adalah value. Terkadang value juga bisa di sebut manfaat. 
Sayangnya kebanyakan penjual hanya menyodorkan produknya, bukan manfaatnya. 
Padahal yang dicari pembeli adalah manfaat, ya pantas jualannya gak laku-laku, hehe. 


Pada dasarnya orang-orang ingin masalahnya selesai, keinginannyanya terpenuhi, kebutuhannya tercukupi, nah ini yang
mereka tukar dengan uang. 
Mereka tidak mencari barang murah, barang diskon, barang cuci gudang, barang gratisan, tidak. Sekali lagi, yang mereka
cari adalah value atau manfaat yang ada dari produk yang kita tawarkan. 

Jadi, yuk ah jangan terjebak dalam bentuk produk. ^^
Temukan value produk kita, dan tawarkan kepada mereka yang membutuhkan. 

Lalu bagaimana cara menemukan Value produk Anda? 
Jawab pertanyaan di bawah ini ya. 
1. Sebutkan 5 kelebihan produk Anda di banding produk sejenis? 2. Apa masalah yang bisa diselesaikan produk Anda? 3.
Apa keinginan pembeli yang terpenuhi setelah memiliki produk Anda?  4. Apa ketakutan terbesar pembeli yang hilang
setelah memiliki produk Anda?  5. Apa impian terbesar pembeli yang bisa di wujudkan produk Anda? 
Setelah menemukan value produk, saatnya berjualan. .

5 ATURAN DASAR PENJUALAN

Berdasarkan pengamatan saya, ada 5 hal yang membuat sebuah penjualan itu tidak menghasilkan transaksi. Nah, jika 5
hal ini dilakukan ya itu, kita hanya akan dapat capek, jualan gak lakulaku, ada yang nanya tapi gak closing-closing,
dan hal-hal yang tidak diinginkan lainnya. Saya menyebut ini Kesalahan Utama saat jualan. Apa sajakah  itu?

1. Menawarkan produk ke bukan Target pasarnya
 2. Ingin cepat  Closing sebelum adanya Trust
3. Promosi di Media
yang salah atau cara promosinya salah
 4. Ingin hasilnya banyak, tapi prospeknya sedikit, dan
 5. Menawarkan barang  dengan keraguan
Yuk kita bahas satu-satu ya. ,,,,,
Pernah merasa gak? saat promosi tidak ada satupun yang merespon, jangankan dapat pembeli, yang tanya-tanya saja
tidak ada. 
Atau pernah gak? Anda merasa produknya sudah keren, penawarannya sudah mantap, cara jualannya sudah benar,
 Anda juga memberikan bonus yang menggiurkan dan menggetarkan jiwa, tapi saat jualan hasilnya    krik krik krik,
alias gak ada yang peduli. 
Pernah? 

Jika itu yang pernah Anda alami, itu artinya Anda sedang menawarkan produk Anda ke orang yang salah. 
Anda sedang berusaha menjuali produk Anda ke orang yang tidak peduli dengan apapun yang Anda jualan. 
Orang yang Anda tawari tidak cuek, hanya saja mereka tidak respon karena mereka bukan Target pasar Anda. 

Disadari atau tidak, setiap produk punya target pasar yang spesifik.
Produk mahal ada pasarnya tersendiri, produk murah juga ada pasarnya sendiri. Ada produk khusus pria, ada produk khusus

wanita. Ada produk untuk usia tertentu, ada produk untuk kondisi tertentu. Beda produk beda target pasarnya 
Karena itu, jualah produk Anda ke orang-orang yang mungkin memiliki minat terhadap produk tersebut. Ini sangat
dasar sekali.

“Jangan Pernah Menjual Sesuatu Ke Orang Yang Tidak Ada Minat Terhadap Produk Kita, Capek.”

Kita harus sadar, semua orang bukan calon pembeli kita.
Kita tidak bisa menawarkan produk kita ke semua orang atau ke sembarangan orang. 
Jika Anda menawarakan ke semua orang, itu artinya Anda tidak menawarkan ke siapapun. 
Sebaliknya, jika Anda tahu siapa target pasar Anda dan Anda menawarkan produk Anda ke mereka, itu akan memudahkan
Anda menuju closing. 

Menjuali ke orang yang bukan targetnya itu susah-susah gampang, tapi menjuali ke orang yang memang tertarik jelas
lebih gampang. Mana pilihan Anda?

Lalu Apa Solusinya?
1. Tentukan dengan spesifik siapa Target pasar Anda. Semakin detail semakin bagus. Berapa Umurnya? Apa Pekerjaan? Jenis
 Kelamin? Cara mengambil keputusan? Karakternya?  2. Pikirkan tempat dimana mereka berkumpul (Bisa Online, Bisa Offline).
Apa nama komunitas mereka? Page apa yang mereka ikuti di social media? Siapa tokoh kesukaan mereka? cari sampai dapat!
Setelah dapat, mereka itulah target pasar Anda.
Faktor T yang di maksud disini adalah Trust alias Kepercayaan. 
Sebelum belajar teknik-teknik jualan ini itu, atau belajar strategi membuat jualan laris manis coba sejenak tanyakan ke
diri Anda. 
“Apakah saat menjual sesuatu, Anda sudah berusaha mendapat kepercayaan prospek Anda?

Banyak yang ingin jualannya laris manis, tapi tidak sedikit yang mengabaikan Trust. Padahal Trust adalah fondasi dari
penjualan. 
Sampai kapanpun, calon pembeli tidak akan memberikan uang mereka jika mereka tidak percaya dengan penjualnya. 
Tanpa kepercayaan, mustahil ada penjualan. 

Jika Anda ngotot jualan tapi sebelumnya Anda tidak berusaha mendapatkan Trust dari pasar, maka Anda harus siap menelan
 kenyataan pahit. Seperti banyak orang janji transfer, tapi ujungujungnya gak jadi. Atau pembeli hanya bertanya berapa
harganya, setelah itu mereka kabur tidak meninggalkan jejak, hehe. 

Sebaliknya, jika calon pembeli Trust ke Anda, maka Anda tidak perlu promosi yang bombastis, cukup sedikit memberi
info maka akan closing. Produk yang mahal, akan tetap terjual. Mereka membeli lebih banyak, bahkan mereka akan memaafkan
sedikit kesalahan Anda jika mereka sudah percaya dengan Anda.
Itulah gunanya Trust dalam penjualan. 
Jadi, tugas pertama Anda sebelum mulai jualan adalah mendapatkan Trust calon pembeli. 
Lalu Apa Solusinya?
1. Berikanlah manfaat ke pasar sebelum mulai jualan.
2. PDKT dulu dengan prospek sebelum mulai promosi. 
3. Jalin interaksi yang konsisten dengan mereka, jangan datang pas ada maunya saja.
 4. Utamakan kenyamanan calon pembeli, jangan memaksa saat menawarkan.
5. Kumpulkan testimoni kepuasan pembeli Anda sebelumnya.
6. Bangun personal brand yang baik

Maksudnya adalah promosilah di media yang tepat. 
Di Indonesia tidak ada media promosi yang terbaik, yang ada adalah Media Promosi yang tepat. Tepat artinya bisa
menghubungkan kita dengan target pasar. Percuma jika kita promosi tapi targetnya gak tau penawaran kita, hehe. 

Setiap pasar punya media kesukaan. Ada target pasar yang suka nonton TV, artinya promosi di Media TV adalah keputusan
 yang tepat. Dan ini macam-macam. Ada yang suka baca Koran, ada yang suka menggunakan social Media, ada yang suka
berkomunikasi dengan social messenger, Intinya beda pasar, beda Media promosinya. 

Kesalahan ketiga yang di lakukan banyak orang saat berjualan adalah mereka terlalu memaksakan menggunakan media yang
bahkan itu tidak di gunakan oleh target pasarnya. 
Setiap pasar, punya media favorit. Nah tugas kita adalah promosi disana.
Jika Target pasar kita menggunakan WA, maka kita promosinya menggunakan WA, jangan ngotot menggunakan Telegram. 
Atau jika Target pasar kita pengguna aktif Instagram, nah kita promo disana, bukan di Facebook. 

Selain salah memilih media promosi, kesalahan yang sering dilakukan berikutnya adalah tidak paham cara mengoptimalkan
media promosinya. 
Padahal, beda media, beda cara promosinya. 
Kita tidak bisa menyamakan cara promo di BBM dengan strategi Promo di LINE, ini berbeda. 
Nah, jika tidak optimal cara menggunakannya, tidak optimal juga hasilnya.
 
Lalu Apa Solusinya?

1. Carilah Media yang paling banyak di gunakan oleh target pasar Anda. Anda bisa melakukan riset atau melihat media
promosi yang digunakan kompetitor yang menjual produk sejenis dengan Anda.
 2. Pelajarilah cara mengoptimalkan media
tersebut. Caranya dengan baca buku, atau ikut kursusnya. Keluar uang sedikit untuk dapat uang lebih banyak tidak masalah.
Jika ingin menambah angka penjualan, rumus nya mudah. Jawabannya adalah “perbanyak saja prospeknya”.
Jualan ke 10 orang itu hasilnya berbeda dengan jualan ke 1000 orang. 
Sayangnya, kesalahan banyak orang adalah mereka ingin mendapatkan hasil banyak padahal prospeknya sedikit. Karena
inilah ujung-ujungnya jadi baper lah, sakit hati dengan prospek yang janji transferlah, jengkel dengan prospek yang
cuma tanyalah, dan sejenisnya. 
Tapi coba di balik, jika Anda punya 300 orang yang tertarik dengan produk Anda, masihkah Anda sakit hati jika ada 1
 orang yang tidak jadi transfer? 
Pasti Anda tidak sempat memikirkan itu, karena harus banyak rekap orderan,
Jadi, jualan sepi bisa jadi karena prospek Anda belum banyak. Cobalah perbanyak prospek Anda
“Semakin Banyak Prospek yang Anda Miliki, Semakin Besar Hasil Penjualan yang Anda dapatkan”
Lalu Apa Solusinya?
1. Tambah terus Prospek Anda setiap hari, Semakin cepat Anda menambah Prospek, semakin bagus hasilnya untuk bisnis Anda
Disadari atau tidak, ini juga kesalahan yang mengakibatkan hasil penjualan jadi tidak maksimal. Apakah itu? 
Jawabannya adalah jualannya setengah hati. 
Padahal jika ingin dapat hasil yang banyak, jualannya tidak boleh setengah-setengah. 
Saya percaya jualan itu adalah transfer keyakinan. Sebesar apa keyakinan penjual terhadap produknya, itu yang di transfer
ke pembeli. 
Saat penjual tidak yakin dengan produk yang dijualnya, maka dia tidak bisa menyampaikan pesan penjualan dengan sempurna. 
Yang yakin saja belum tentu dapat pembeli, apalagi yang gak yakin, hehe.   
“Keyakinan Terhadap Produk Berbanding Lurus dengan Hasil Jualan yang akan didapatkan”
Jadi Anda boleh ingat, saat jualan keyakinan sangat menentukan, kalau penjualnya saja tidak yakin dengan produknya,
tidak mungkin produk tersebut akan  laris  manis.

Kesimpulannya, 
Jangan jualan produk yang Anda sendiri tidak yakin, capek, gak ada hasilnya,
Ini berlaku juga untuk produk premium.  Produk yang harganya di atas rata-rata. 

Saat menjual produk ini Anda mungkin akan bertemu dengan calon pembeli yang keberatan dengan harga. Nah, keyakinan
Anda terhadap produk harus lebih besar dibanding keyakinan calon pembeli yang mengatakan harganya mahal. 
Kalau penjualnya saja mengiyakan produknya mahal, apalagi pembelinya, bisa-bisa gak jadi closing tuh, hehe. 
Bisa di pahami? 

Lalu Apa Solusinya?
1. Jual produk tersebut ke diri sendiri dulu. Jika Anda sangat antusias terhadap produknya,
artinya Anda yakin terhadap produk tersebut.
 2. Pelajari detail produk, ini juga akan menambah keyakinan.
 3.Belajar teknik-teknik jualan, karena semakin hebat skill jualan Anda, Anda akan semakin pede saat berjualan. 
Nah, itulah kira-kira 5 kesalahan yang mengakibatkan penjualan tidak berujung transaksi. 

Kita ulangi ya. . 
1. Menawarkan produk ke bukan Target pasarnya
2. Ingin cepat  Closing sebelum adanya Trust
3. Promosi di Media yang salah atau cara promosinya salah
4. Ingin hasilnya banyak, tapi prospeknya sedikit, dan
5. Menawarkan barang dengan keraguan

Jika ingin penjualannya laris, maka lakukan sebaliknya, Ini aturan dasar dalam penjualan. 
1. Tawarkann produk hanya ke Target pasarnya
2. Dapatkan Trust dulu, baru berniat closing
3. Promosi di Media yang benar dengan cara yang benar
4. Tambah prospeknya jika ingin hasilnya lebih banyak, dan
 5. Menawarkan barang dengan penuh keyakinan. 

TEKNIK MENJUAL CEPAT

Kita sama-sama tahu dengan jelas, salah satu tujuan dari penjualan adalah dapat pembeli. Masalahnya. .
Gak semua pembeli sadar diri.
Ada calon pembeli yang kurang sadar. Maksudnya kurang sadar kalau ditunggui,  
Nah, agar mereka segera transfer, kita perlu strategi tertentu  namanya strateginya adalah SUNTIKAN URGENSI
Artinya, kita memberikan "batasan" kepada Calon pembeli, tujuannya agar mereka tidak menunda-nunda  
Ingat ya,
Memberi celah pembeli utk menunda, itu potensinya gagal closing alias gagal dapat transferan
“Jika Tidak Ada Batasannya, Calon Pembeli Punya Pilihan Untuk Menunda beli Yang Ujung-Ujungnya Gak Jadi Transaksi”

Lantas bagaimana strategi ini bisa bekerja?

Pertama,
Pastikan penawaran Anda MENARIK, dan Anda menginformasikannya kepada orang yang TEPAT
Saya ulangi,
Penawarannya menarik, dan penawaran itu ditawarkan ke orang yang tepat alias orang yang memang butuh
Tanpa 2 hal ini, mustahil penawaran akan dilirik
Selanjutnya, berikan alasan mereka untuk PERCAYA Anda
Tanpa kepercayaan, mustahil ada penjualan
Berikan mereka testimoni, Anda bangun personal Brand, berikan garansi, setting sedemikian rupa, intinya dapatkan
kepercayaan mereka.

Setelah syarat-syarat diatas terpenuhi,
Baru mainkan urgensinya
Silahkan gunakan strategi-stratgei di lembar berikutnya. 
Saya jabarkan 4 contoh 
Yuk ke halaman selanjutnya.

1. Buat promo Harga hemat dengan waktu terbatas
Contoh : "Hemat 60% hanya 3 hari saja"

2. Sebutkan jumlah stock produknya, dan beritahu jumlah prospek yang Anda punya Contoh : "Produk ini hanya tersedia 5
saja, sementara info ini di sebarkan ke ribuan orang”
3. Limitasi produk, jual produk dengan keterbatasan yang di buat mencolok. Contoh : "Kesempatan Anda hanya kali ini saja,
 karena produk ini tidak akan dibuat lagi"  
4. Bonus pembeli tercepat Contoh :
5 pembeli pertama akan dapat bonus senilai 1 Juta"

Kebayang? Alhamdulillah. 

Oh ya, saat menerapkan strategi ini Jangan Bohong ya. Maksudnya katakan saja apa adanya.  Jika produk Anda masih banyak,
jangan katakan hanya tersisa 5. Jika memang produk Anda tidak dibatasi stock, maka mainkan urgensi lainnya.

Kenapa tidak boleh berbohong? 
Karena yang menggerakan orang membeli itu Allah, bukan kebohongan kita
Bisa di pahami?

"Jika Tidak Ada Urgensinya, Maka Calon Pembeli Tidak Akan Buru-Buru Transaksi" 

AGAR TERHINDAR DARI PHP  

Banyak penjual merasa di PHP oleh calon pembeli alias diberi Harapan Palsu. Kata mereka, “Calon pembeli janji transfer
tapi beberapa waktu kemudian tidak ada kabar”.
Padahal kasus ini amat sangat sederhana. Solusinya bukan teknis, tapi lebih simple dari itu.
Simak ya.!!!!
PHP terjadi karena penjual salah meletakan harapan. Mereka meletakan harapan pada pembelinya. Berharap pembeli segera
transfer karena sudah janji. Mereka meletakan harapan kepada skill, ilmu, teknik, jumlah database, strategi, atau apalah
namanya. Kadang mereka besikeras, mengandalkan seluruh sumber daya untuk mendapatkan pembeli. Berharap kepada kemampuan  pribbadi yang sebenarnya.
Taruhlah harapan hanya kepada Allah Ta'ala
Berharaplah  kepada yang  mengatur alam semesta ini.
Allah tidak pernah mengecewakan hambaNya.
Jika mau terhindar dari PHP, jangan berharap kepada pembeli, tapi berharap hanya ke Allah saja.

Allah tahu kapan waktu yang tepat untuk kita mendapatkan rezeki. . Benar?

Lagipula. 
Bukan pembeli atau closing yang mencukupkan hidup kita. Tapi yang mencukupkan itu Allah.
Kalau yang mencukupkan kita itu closing, sudah lama yang closingnya sedikit-sedikit pada mati, hehe. .

Yang mencukupkan kita itu Allah. .
Tugas kita luruskan niat, Maksimalkan ikhtiar, dan menyerahkan sepenuhnya hasilnya kepada Allah Ta'ala.

Ikhlas Total, dan kita akan terhindar 100% dari PHP jualan ^^

Dalam penjualan ada 2 hal ini yang sifatnya mutlak.
Pertama, sesuatu yang bisa di kendalikan alias di kontrol. Kedua adalah sesuatu yang tidak bisa di kontrol
Nah, Apa yang tidak bisa kita control dalam penjualan?
Jawabannya adalah "HATI PEMBELI". Hati pembeli, tidak bisa kita kontrol. .Mereka beli atau tidak, itu yang menentukan
adalah Hati mereka. Hati mengatur respon, pikiran, mood, dan lain-lain.

Karena kita tidak bisa mengatur hatinya. . Itu artinya "Kita tidak bisa memaksa orang lain membeli produk kita".
Saya tidak pernah menemukan suatu teknik penjualan yang bisa memastikan orang membeli 100%. Pasti dari seluruh prospek,
ada saja yang batal membeli. Tidak masalah. .

Nah, Jika itu tidak bisa kita pastikan, lantas apa yang seharusnya kita lakukan? Jawabannya adalah
"memaksimalkan yang bisa kita kontrol" Kita bisa menambah prospek kita
Kita bisa memperindah penawaran kita
Kita bisa memilih produk yang mau kita jual, dan pilihlah produk yang manfaatnya banyak

Apapun sikap pembeli, jutek, gak balas chat kita, janji transfer tapi gak jadi-jadi, dan lain-lain, itu diluar kuasa kita.


Sikap pembeli boleh ngawur, tapi kita bisa memilih untuk tetap jadi penjual yang menyenangkan ^^

Jadi, kendalikan yang bisa kita kendalikan.

Sebagai penutup. . Ingatlah. .
Hati pembeli itu yang bolak balik Allah, bukan teknik-teknik kita. .
Teknik hanya pendekatan, bukan yang memastikan.

Ada yang bisa kita kendalikan, ada yang tidak bisa kita kendalikan dan fokuslah kepada yang bisa Anda kendalikan.

“PHP Terjadi Karena Sang Penjual Salah Meletakan Harapannya. Letakanlah Harapan Hanya Kepada Yang Maha Kuasa
Karena Allah Tidak Pernah Mengecewakan HambaNya”

WASIAT JUALAN   

Sebagai materi penutup Ebook ini saya ingin sekedar mengingatkan. Jika Anda ingin mengembangkan skill  jualan Anda,
inilah 4 hal sederhana yang perlu Anda lakukan. 

Jika merasa kemampuan masih kurang, dan target-target tidak tercapai, itu adalah sinyal bahwa kita perlu belajar.
Dan saat belajar jangan sesekali saja. Belajarlah sampai liang lahat, itu pesan Rasulullah. Belajar dengan konsisten
nanti hasilnya akan konsisten juga. 
Saya ingat saat dulu dimana uang terakhir Saya harus Saya gunakan untuk membeli buku, atau disaat mepet Saya ikut kursus
yang harganya lumayan. Tapi keputusan tersebut tidak Saya sesali, justru malah Saya syukuri. 
Jadi teruslah belajar.

Belajar saja tidak cukup, ilmu yang di pelajari wajib untuk di amalkan, maka praktiklah. 
Saat praktik, belum tentu langsung menghasilkan, oleh karena itu praktiklah terus-terusan. 
Praktik terus sampai Anda terbiasa dengan ilmu yang telah Anda pelajari.
Jika ingin hebat jualannya, maka perlu praktik setiap waktu.

Saat jualan, keluarkan seluruh kemampuan Anda. Kerahkan seluruh strategi yang Anda ketahui agar penjualan Anda maksimal.
Jangan malas-malasan jualan. 
Usaha sampai mentok. Kalau belum mentok artinya masih ada yang masih bisa Anda lakukan, hehe.

Berserah diri sepenuhnya dengan Allah Ta’ala. Semua yang terjadi didunia ini karena kehendakNya. Ingat,
yang menggerakan orang lain untuk membeli adalah Allah Ta’ala, bukan teknik-teknik kita.


Bisnis Itu 100% Bermasalah, Dan Dalam Bisnis, Masalah Yang Pertama Kali Harus di Selesaikan Adalah Masalah Penjualan.
oke,,, inti dari semua bisnis adalah penjualan.

Wednesday, October 30, 2019

TIPS BISNIS ONLINE DI FACEBOOK

TIPS DAN CARA BISNIS ONLINE DI FACEBOOK PEMULA

TIPS;

taukah anda di zaman sekarang pupulasi internet sangatlah berpotensial di dalam kehidupan manusia di seluruh dunia.
apalagi dengan adanya media sosial yang bernama facebook, sangat banyak yang menggunakan media sosial yang satu ini.
caranya sangat mudah semua orang bisa dari mulai anak anak sampai orang tua sekarang menggunakan media sosial yang bernama facebook.
nah maka dari itu mari kita manfaatkan kesempatan yang sangat baik ini untuk bisa menghasilkan uang dari media sosial ini, jangan salah menggunakan.
maksud saya begini,,, kita tau bahwa untuk saat ini pengguna facebook di indonesia hampir 75% dari populasi manusia menggunakan akun facebook,jadi kita ambil kesempatan ini untuk hal yang positif, contoh nya untuk berbisnis online menggunakan facebook, entah mau jualan apa saja yang penting konsisten.
dari pada menggunakan media sosial hanya untuk update status galau atau hanya sekedar kepoin status orang lain, mending di manfaatkan untuk update produk jualan kita.


Nah di chanel ini saya akan berbagi pengalaman atau cara untuk berbisnis menggunakan akun facebook ( gratis)
Di artikel sebelumnya saya sudah membahas tentang personal branding,,yahhh begitu kira kira untuk memulai membangun bisnis online.
Pertama sekali kita harus punya profil yang original atau dengan data diri yang relevan tentunya ,,supaya akun kita tidak di cap akun bodong atau akun palsu.
dengan kita punya profil yang relevan tentunya akun kita bisa di percaya oleh banyak orang.
dan jika kita menawarkan produk orng tersebut akan percaya bahwa kita benar benar jualan bukan tipu tipu.

CARA YANG SANGAT SEDERHANA MEMULAI BISNIS ONLINE MENGGUNAKAN FACEBOOK.

Kamu misalkan punya hp yang sudah bosen memakai nya atau pingin ganti yang baru,,coba di posting di facebook dengan keterangan yang jelas dan tepat,,,sesuakan barang dengan harga dan menggunakan metode pembayaran yang aman.
dengan begitu suatu saat pasti ada yang nawar... kalau gk percaya coba aja langsung praktekkan.
nah ,,,atau langsung di posting di market place fitur yang ada di facebook ini sangat bagus untuk jualan karena memang dirancang khusus untuk media jualan.

MUNGKIN di artikel selanjutnya insya allah akan saya buat tutorialnya,,,,
makanya dukung terus blog chanel edukasi ini,,,,
jika ada yang mau bertanya atau sharing silahkan komen di bawah ya  !!!!!
salam sukses


Monday, October 21, 2019

TENTANG PERSONAL BRANDING

 Membangun  Personal Brand Yang Menjual

Personal branding di dalam istilah pribahasa adalah profil pengguna,,,,
JADI SETIAP ORANG ATAU SETIAP INSTASI PASTI HARUS PUNYA NAMA DAN IDENTITAS YANG JELAS DAN FALID
Begitu pula yang ada di dalam dunia bisnis nama produk nama BRAND ataupun nama PT . harus jelas dan lengkap supaya mudah di kenal banyak orang.





Saturday, October 19, 2019

BANGUN PERSONAL BRANDING

PERSONAL BRANDING

Didalam dunia online kita membutuhkan kepercayaan dari setiap calon buyer atau customer dan target pasar.
maka dari itu membangun personal branding adalah sesuatu yang sangat penting bagi siapapun yang terjun di dunia bisnis online.

  • contoh yang sangat sederhana untuk memulai bisnis online di facebook

TAUKAH ANDA ? media sosial saat ini yang paling populer di indonesia salah sataunya adalah facebook.

 Tentang Personal Branding  

Sebelum kita membahas lebih jauh tentang bagaimana membangun personal branding yang bagus, alangkah baiknya kita pahami terlebih dahulu mengenai istilah Personal Branding.
Untuk memudahkan pemahaman, Saya akan menyebutkan beberapa nama pada Anda. Coba Anda jawab spontan apa yang terlintas
dalam benak Anda saat melihat atau mendengar nama mereka:
             
: ............................................... - Adolf Hitler            
: ............................................... - Steve Jobs            
: ............................................... -Oprah Winfrey        
: ............................................... - Tom Cruise            
: ............................................... - Christiano Ronaldo
: ............................................... - Lady Gaga              
: ...............................................  - Soekarno   


Jika personal brand mereka cukup kuat, maka apa yang Anda tulis di atas tidak akan jauh berbeda dengan apa yang Saya
pikirkan... ^_^

 
Misalnya, ketika mendengar kata Adolf Hitler, mungkin yang muncul di benak Anda adalah seorang tokoh NAZI berkumis tebal
yang sangat kejam. Betul?

Saya rasa, Anda mulai paham apa itu personal branding.

"Personal Brand adalah image yang kuat dan jelas yang ada di benak klien Anda" (Montoya)

Personal Brand merupakan persepsi yang tertanam dan terpelihara dalam benak orang lain.
Tentu tujuan akhirnya adalah
bagaimana orang lain itu punya pandangan positif atau persepsi positif sehingga bisa berlanjut ke trust yang tinggi.
Dan kalau kita berprofesi sebagai seorang penjual atau pebisnis, tentu ujung-ujungnya adalah para proses pembelian:
TRANSAKSI PENJUALAN... ^_^
Istilah gampangnya, Personal Branding itu adalah bagaimana Anda memasarkan diri Anda sendiri.

“Your Brand is what people say about you when you are not in the room” (Jeff Bezos, Amazon)
Saya tidak tahu, apakah Anda sudah menyadari betapa pentingnya personal branding untuk kehidupan dan bisnis Anda?
Dan tidak tergantung pada seberapa cepat Anda menyadari betapa pentingnya Personal Branding ini pada pertumbuhan bisnis
Anda, karena sebenarnya Anda bisa baca ebook ini sampai selesai....
Namun, Saya paham, tidak semua orang bisa memiliki pemahaman yang tinggi seperti Anda. Ada sebagian dari pembaca ebook ini
yang membutuhkan penjelasan lebih dalam, "Kenapa Saya Harus Membangun Personal Branding?"


Baiklah...
Supaya Anda bisa lebih paham tentang kenapa personal branding ini penting untuk hidup, karir, dan bisnis Anda,
Maka ketahui terlebih dahulu manfaat yang Anda dapatkan saat Anda memiliki Personal Brand yang Bagus:
• Terkenal. Sudah pasti Anda akan banyak dikenal orang. Saat Anda dikenal banyak orang, artinya Anda bisa menebar lebih banyak kebaikan ke mereka

 Bukankah sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi sesamanya?
"Sebaik-baik manusia diantaramu adalah yang paling banyak manfaatnya bagi orang lain." (HR. Bukhari & Muslim)
• Dianggap Pakar. Sekali lagi, "Dianggap Pakar". Artinya, bisa jadi Anda itu sebenarnya tidak pakar, tapi karena market
Anda mempersepsikan demikian, maka ini adalah sebuah keuntungan buat Anda, karena nantinya Anda bisa jadi referensi dan tempat bertanya banyak orang.

"Perception is more important than reality, and sometimes the perception is reality" (Al Ries)
• Meningkatkan Nilai Jual. Kalau Anda sudah terkenal dan dianggap pakar, otomatis nilai jual Anda naik.
Anda akan dipercaya banyak orang, diundang orang-orang, diajak kerjasama, dan hal-hal positif lainnya.
Saya tidak tahu, apakah Anda sudah memikirkan keuntungan tersebut di atas atau belum?
Kalau Saya pribadi, selain untuk mengembalikan nama baik seperti yang sudah Saya ceritakan sebelumnya, membangun personal branding bertujuan untuk meningkatkan konversi penjualan..
 Lagi-lagi, ujung-ujungnya harus berbau:
JUALAN.
Ingat: NO SELLING, DYING!
Tapi itu Saya, nggak tahu kalau Anda...


Karenanya, Saya penasaran, sembari Anda semakin penasaran untuk baca ebook ini sampai selesai, apa sesungguhnya alasan
Anda ingin membangun personal branding yang bagus?
Jika jawaban Anda adalah "PENJUALAN", maka Anda boleh lanjutkan baca sampai selesai...
*Mulai sekarang, yuk kita ubah istilah Personal Branding yang Bagus menjadi Personal Branding yang Menjual


Semakin Anda membaca tulisan ini, semakin menunjukkan bahwa Anda sangat tertarik untuk miliki Personal Branding
yang Menjual...

Namun, sebelum Anda lanjutkan baca, sadarkah Anda bahwa proses penjualan terjadi 83% karena pembeli suka dengan penjualnya?
 
Artinya, jika Anda memiliki personal brand yang menjual, maka Anda akan lebih mudah menjual APAPUN yang Anda inginkan.
Kabar terbaiknya: mereka MAU BELI.
Sekarang... Pertanyaannya, bagaimana cara membangun personal branding yang menjual? Dan bagaimana cara mudah membangun personal branding di Facebook?

Pengalaman Saya yang "Menggelikan"

Tidak banyak orang yang tahu, bahwa Saya pun pernah gagal dalam membangun personal branding.
Bayangkan, sejak tahun 2008 hingga tahun 2012, Saya pernah gonta-ganti identitas yang nggak jelas.
Mulai dari Motivator, Trainer, Business Consultant, hingga Business Counselor. Mulai dari julukan Peak Performance
Motiva- tor, hingga Inspirator Muda Jutawan. Dan hal-hal "menggelikan" lainnya.
Hasilnya?
Ya, betul. Saya tidak dikenal sebagai siapa-siapa, kecuali orang yang nggak jelas. T_T #NangisDiPojokan
Sampai pada akhirnya Saya mulai serius membangun Personal Branding hingga mengerucut pada 3 hal: Selling, Coach, Writer.
Dan semuanya berujung pada satu hal, yaitu PENJUALAN. 



KAYAKNYA SUDAH CUKUP PANJANG YA ARTIKEL INI,,,, KITA SAMBUNG LAGI DI ARTIKEL SELANJUTNTA YA?????

 ikutiti terus ya !!!!





STRATEGI WHATTSHAAP BISNIS

STRATEGI WhattShapp MARKETING Anda Pakai WA untuk promosi?  Pastikan Praktikan Tips-tips ini ya ,,,!!! Salah satu media promosi y...