PERSONAL BRANDING
Didalam dunia online kita membutuhkan kepercayaan dari setiap calon buyer atau customer dan target pasar.
maka dari itu membangun personal branding adalah sesuatu yang sangat penting bagi siapapun yang terjun di dunia bisnis online.
- contoh yang sangat sederhana untuk memulai bisnis online di facebook
TAUKAH ANDA ? media sosial saat ini yang paling populer di indonesia salah sataunya adalah facebook.
Tentang Personal Branding
Sebelum kita membahas lebih jauh tentang bagaimana membangun personal branding yang bagus, alangkah baiknya kita pahami terlebih dahulu mengenai istilah Personal Branding.
Untuk memudahkan pemahaman, Saya akan menyebutkan beberapa nama pada Anda. Coba Anda jawab spontan apa yang terlintas
dalam benak Anda saat melihat atau mendengar nama mereka:
: ............................................... - Adolf Hitler
: ............................................... - Steve Jobs
: ............................................... -Oprah Winfrey
: ............................................... - Tom Cruise
: ............................................... - Christiano Ronaldo
: ............................................... - Lady Gaga
: ............................................... - Soekarno
Jika personal brand mereka cukup kuat, maka apa yang Anda tulis di atas tidak akan jauh berbeda dengan apa yang Saya
pikirkan... ^_^
Misalnya, ketika mendengar kata Adolf Hitler, mungkin yang muncul di benak Anda adalah seorang tokoh NAZI berkumis tebal
yang sangat kejam. Betul?
Saya rasa, Anda mulai paham apa itu personal branding.
"Personal Brand adalah image yang kuat dan jelas yang ada di benak klien Anda" (Montoya)
Personal Brand merupakan persepsi yang tertanam dan terpelihara dalam benak orang lain.
Tentu tujuan akhirnya adalah
bagaimana orang lain itu punya pandangan positif atau persepsi positif sehingga bisa berlanjut ke trust yang tinggi.
Dan kalau kita berprofesi sebagai seorang penjual atau pebisnis, tentu ujung-ujungnya adalah para proses pembelian:
TRANSAKSI PENJUALAN... ^_^
Istilah gampangnya, Personal Branding itu adalah bagaimana Anda memasarkan diri Anda sendiri.
“Your Brand is what people say about you when you are not in the room” (Jeff Bezos, Amazon)
Saya tidak tahu, apakah Anda sudah menyadari betapa pentingnya personal branding untuk kehidupan dan bisnis Anda?
Dan tidak tergantung pada seberapa cepat Anda menyadari betapa pentingnya Personal Branding ini pada pertumbuhan bisnis
Anda, karena sebenarnya Anda bisa baca ebook ini sampai selesai....
Namun, Saya paham, tidak semua orang bisa memiliki pemahaman yang tinggi seperti Anda. Ada sebagian dari pembaca ebook ini
yang membutuhkan penjelasan lebih dalam, "Kenapa Saya Harus Membangun Personal Branding?"
Baiklah...
Supaya Anda bisa lebih paham tentang kenapa personal branding ini penting untuk hidup, karir, dan bisnis Anda,
Maka ketahui terlebih dahulu manfaat yang Anda dapatkan saat Anda memiliki Personal Brand yang Bagus:
• Terkenal. Sudah pasti Anda akan banyak dikenal orang. Saat Anda dikenal banyak orang, artinya Anda bisa menebar lebih banyak kebaikan ke mereka
Bukankah sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi sesamanya?
"Sebaik-baik manusia diantaramu adalah yang paling banyak manfaatnya bagi orang lain." (HR. Bukhari & Muslim)
• Dianggap Pakar. Sekali lagi, "Dianggap Pakar". Artinya, bisa jadi Anda itu sebenarnya tidak pakar, tapi karena market
Anda mempersepsikan demikian, maka ini adalah sebuah keuntungan buat Anda, karena nantinya Anda bisa jadi referensi dan tempat bertanya banyak orang.
"Perception is more important than reality, and sometimes the perception is reality" (Al Ries)
• Meningkatkan Nilai Jual. Kalau Anda sudah terkenal dan dianggap pakar, otomatis nilai jual Anda naik.
Anda akan dipercaya banyak orang, diundang orang-orang, diajak kerjasama, dan hal-hal positif lainnya.
Saya tidak tahu, apakah Anda sudah memikirkan keuntungan tersebut di atas atau belum?
Kalau Saya pribadi, selain untuk mengembalikan nama baik seperti yang sudah Saya ceritakan sebelumnya, membangun personal branding bertujuan untuk meningkatkan konversi penjualan..
Lagi-lagi, ujung-ujungnya harus berbau:
JUALAN.
Ingat: NO SELLING, DYING!
Tapi itu Saya, nggak tahu kalau Anda...
Karenanya, Saya penasaran, sembari Anda semakin penasaran untuk baca ebook ini sampai selesai, apa sesungguhnya alasan
Anda ingin membangun personal branding yang bagus?
Jika jawaban Anda adalah "PENJUALAN", maka Anda boleh lanjutkan baca sampai selesai...
*Mulai sekarang, yuk kita ubah istilah Personal Branding yang Bagus menjadi Personal Branding yang Menjual
Semakin Anda membaca tulisan ini, semakin menunjukkan bahwa Anda sangat tertarik untuk miliki Personal Branding
yang Menjual...
Namun, sebelum Anda lanjutkan baca, sadarkah Anda bahwa proses penjualan terjadi 83% karena pembeli suka dengan penjualnya?
Artinya, jika Anda memiliki personal brand yang menjual, maka Anda akan lebih mudah menjual APAPUN yang Anda inginkan.
Kabar terbaiknya: mereka MAU BELI.
Sekarang... Pertanyaannya, bagaimana cara membangun personal branding yang menjual? Dan bagaimana cara mudah membangun personal branding di Facebook?
Pengalaman Saya yang "Menggelikan"
Tidak banyak orang yang tahu, bahwa Saya pun pernah gagal dalam membangun personal branding.
Bayangkan, sejak tahun 2008 hingga tahun 2012, Saya pernah gonta-ganti identitas yang nggak jelas.
Mulai dari Motivator, Trainer, Business Consultant, hingga Business Counselor. Mulai dari julukan Peak Performance
Motiva- tor, hingga Inspirator Muda Jutawan. Dan hal-hal "menggelikan" lainnya.
Hasilnya?
Ya, betul. Saya tidak dikenal sebagai siapa-siapa, kecuali orang yang nggak jelas. T_T #NangisDiPojokan
Sampai pada akhirnya Saya mulai serius membangun Personal Branding hingga mengerucut pada 3 hal: Selling, Coach, Writer.
Dan semuanya berujung pada satu hal, yaitu PENJUALAN.
KAYAKNYA SUDAH CUKUP PANJANG YA ARTIKEL INI,,,, KITA SAMBUNG LAGI DI ARTIKEL SELANJUTNTA YA?????
ikutiti terus ya !!!!
No comments:
Post a Comment
silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan topik!
bersikaplah bijak dalam segala hal akan lebih baik
terimakasih.